Batuan Mengandung Unsur Logam Aluminium
Source: dkfindout.com
/

3 Batuan Mengandung Unsur Logam Aluminium

249 views

Aluminium merupakan logam yang paling banyak digunakan bagi kehidupan manusi di muka bumi. Pada dasarnya unsur logam adalah golongan IIIA periode 3 yang ditemukan pada tabel periodik. Terdapat pula batuan mengandung unsur logam aluminium yang paling banyak ditemukan dimuka bumi.

Apabila diurutkan aluminium menempati urutan nomor tiga setelah oksigen dan silicon sebagai unsur paling mendominasi kerak bumi. Aluminium menjadi pilihan terbaik untuk berbagai industry karena memiliki massa jenis relatif rendah (2,7 g/cm3), mengkilat, berwarna keperakan, dan mudah untuk diregangkan.

Apa itu Aluminium?

Apa itu Aluminium

Aluminium menjadi salah satu unsur yang menjadi perbincangan dalam dunia kimia dan fisika. Apabila ditinjau dari sudut keilmuwan fisika, aluminium adalah unsur ke-13 yang tercantum pada tabel periodic.

Unsur aluminium tidak dapat ditemukan secara bebas di permukaan bumi atau bahan mentah. Melainkan aluminium baru terbentuk melalui proses reaktif dengan unsur lainnya.

Ketika logam aluminium dipadukan dengan oksigen akan menghasilkan aluminium oksida. Aluminium oksida merupakan suatu mineral yang asalnya dari bauksit.

Menelusuri sejarah aluminium sendiri awalnya ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Hans Oersted (1825). Awalnya harga aluminium sangat mahal dibandingkan emas dan perak. Hal tersebut dipengaruhi dari proses pembuatan aluminium yang sangat lama dan kompleks.

Selain itu, aluminium lebih berkualitas dibandingkan baja, tembaga, maupun stainless steel.

Beberapa dekade selanjutnya dilakukan berbagai percobaan pembuatan aluminium. Sampai akhirnya pada tahun 1880-an aluminium berhasil dibuat melalui metode lebih mudah. Tidak hanya itu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, aluminium di produksi dalam berbagai jenis.

Sehingga aluminium mulai diproduksi secara massal dan harga jual dipasaran menurun. Jika dibandingkan dengan logam tembaga, berat aluminium hanya 1/3 dari logam tembaga.

Batuan Yang Mengandung Unsur Logam Aluminium

Batuan mengandung unsur logam aluminium banyak ditemukan di alam namum keadaannya tidak bebas. Dimana unsur aluminium terkandung dalam unsur mineral dan bijih. Adapun logam aluminium yang sering dimanfaatkan bagi kehidupan manusia adalah bauksit dengan unsur Al2O3.2 H2O.

Di Indonesia sendiri batuan mengandung unsur logam aluminium banyak terdapat di Pulau Bintan, Kalimantan Barat. Wilayah Pulau Bintan terkenal sebagai pulau dengan penghasil bauksit terbanyak nomor satu di Indonesia.

Bijih bauksit dapat menghasilkan logam aluminium jika melalui proses pengolahan. Pertama kali bijih bauksit diolah akan menghasilkan alumina Al2O3 yang berbentuk lelehan yang sedikit mengandung air.

Selanjutnya melalui proses elektrolisis terhadap lelehan Al2O3 dan ditambahkan zat krolit Na3AlF6 agar berfungsi menurunkan titik leleh Al2O3. Proses elektrolisis tersebut dinamakan proses Hall Heroult.

Batuan yang mengandung unsur logam aluminium lainnya terdapat pada mineral ortoklas (KAlSi3O8) serta beril (Be3Al2Si6O8). Aluminium adalah unsur logam yang memiliki sifat amfoter yakni dapat bereaksi jika bersinggungan dengan asam dan basa. Aluminium juga akan bereaksi jika dipadukan dengan basa kuat dan asam klorida.

Baca juga: 7 Fakta dan Manfaat Menggunakan Lantai Keramik Granit

Karakteristik Dari Aluminium

Terdapat beberapa unsur penyusun aluminium sehingga memiliki karakteristik yang menjadi pembeda dari logam lainnya, antara lain berikut ini.

  • Massa aluminium sangat ringan yakni r 1/3 dari massa besi, baja, serta tembaga. Terukur 2,7 gr/cm³ apabila dibandingkan dengan massa besi yakni 8,1 gr/ cm³.
  • Tekstur aluminium cukup kuat, apalagi jika bercampur dengan unsur logam lainnya. Unsur Al dan logam lain akan menciptakan logam yang kuat contohnya pencampuran Al, Cu, dengan mg menghasilkan unsrur Duraliu.
  • Memiliki sifat reflektif yang dapat membentuk produk aluminium foil, biasanya digunakan untuk membungkus rokok, makanan, maupun obat-obatan.
  • Memiliki sifat konduktor panas yang membuat unsur aluminium baik diaplikasikan menjadi alat-alat untuk mengalirkan panas untuk penghematan energi.
  • Digunakan sebagai konduktor listrik, terhitung pada setiap satu kilogram aluminium akan menghantarkan arus listrik sebesar dua kali lebih kuat daripada bahan logam tembaga. Hal tersebut didukung dengan massa aluminium yang ringan dan harganya terjangkau. Jadi, aluminium sangat ideal apabila diaplikasikan pada kabel listrik yang ada pada bawah tanah maupun overhead.
  • Memiliki sifat anti korosi atau tahan terhadap korosi karena durable. Sehingga kondisi tersebut membuat aluminium baik digunakan pada lingkungan yang lembab, kimia air, dan bersuhu ekstrim.
  • Aluminium tidak beracun sehingga aman digunakan untuk kemasan makanan, obat-obatan, dan minuman. Semua produk yang tersimpang menggunakan aluminium lebih tahan lama serta tidak mengurangi kualitas dari produk tersebut.
  • Logam alumunium lebih dibentuk dan disambungkan dengan material lainnya. Dalam hal ini dapat disambungkan melalui metode solder, brazing, mekanis, pengelasan, hingga adhesive bonding.

Kandungan Mineral Dalam Aluminium

Setelah menyimak batuan mengandung unsur logam aluminium lebih detailnya ketahui seberapa besar kandungan mineral pada aluminium. Berikut ini ulasan yang wajib Anda simak.

1. Sulfat

Sulfat merupakan salah satu unsur mineral yang terdapat pada aluminium yakni M+M3+(SO42–)2.12H2O dan KAl(SO4)2. Adapun 12H2O adalah mineral aluminium yang terlarut dalam air. Senyawa alum berperan penting dalam industri pewarnaan misalnya pencampuran kandungan cat tembok atau kayu.

Kandungan sulfat pada aluminum juga mampu menciptakan zat pewarna pakaian yang permanen. Unsur alum akan mengkristalisasi dalam campuran kalium sulfat. Sementara itu, unsur aluminium sulfat akan bercampur dengan unsur molar serupa.

Hasilnya muncul formulasi senyawa KAl(SO4)2.12H2O. Kristal alum tersebut mempunyai stabilitas kisi yang sangat tinggi karena semua anion sulfat tertata berselingan.

2. Halida

Kandungan halida akan menyusun unsur aluminium dalam seri yang unik. Dalam prosesnya senyawa aluminium fluorida melebur jika dipanaskan dengan suhu 1290 oC dan melalui proses sublimasi pada suhu 180 oC.

Sedangkan, aluminium bromida dan iodida melebur jika dipanaskan dalam suhu 97 oC dan 190 oC. Unsur fluorida mempunyai karakteristik senyawa ionik yang titik leburnya tinggi. Berbeda dari titik lebur pada senyawa bromida dan iodida yang menjadi satu senyawa kovalen. Ion aluminium tersebut mempunyai densitas muatan sebesar 364 C mm–3.

Pada hakikatnya unsur aluminium mempunyai struktur kristal ionic yang berasal dari penataan kation dan anion yang berselang-seling. Namun, senyawa bromida dan iodida bereaksi sebagai dimer, yaitu Al2Br6 dan Al2I6 yang diboran pada dua atom halogen jembatan.

3. Oksida

Kemudian, terdapat kandungan alumina Al2O3 atau oksida setelah melalui proses dehidrasi Al(OH)3 . Terdapat dua jenis alumina yang banyak beredar dalam masyarakat yaitu α-Al2O3 atau korundum dan γ-Al2O3.

Korundum tersebut mengandung mineral dari hasil pemanasan Al(OH)3 yang menggunakan suhu lebih dari 1000 oC. Unsur Korondum yang bentuknya tak murni memiliki kandungan silika (emery) dan besi oksida.

Material Korondum umumnya digunakan sebagai campuran bahan pembuatan kertas emery atau kertas pasir yang berfungsi mempolis logam. Korundum tak dapat terpengaruh dengan asam, selain itu titik lebur yang tinggi lebih dari 2000 oC.

Untuk unsur alumina berwarna putih dinamakan Cr2O3 atau Fe2O3. Batu permata seperti ruby diciptakanmelalui metode pemanasan dengan suhu tinggi yang campurannya Al2O3 dengan Cr2O3. Sehingga menghasilkan batu ruby yang teksturnya sangat keras dan sering diaplikasikan pada arloji maupun peralatan lain.

Pada dasarnya batu ruby terbuat dari campuran oksida. Sedikit berbeda dari batu saphira biru yang terbuat dari kandungan oksida lain yang dicampur dengan unsur Fe2+, Fe3+, Ti4+, dan unsur mineral spinel MgAl2O4.

Batuan yang mengandung unsur logam aluminium cukup banyak ditemukan pada kerak bumi. Setelah melalui proses kimiawi dan fisika barulah batuan-batuan tersebut digunakan untuk kehidupan manusia.

Source: The Round – 9 Types of Aluminium and Their Functions in Human Life

Staff

Hercules: An independent information portal. Where we share stories. Starting from important things to types of entertainment. Whatever it is! When we think it’s potentially useful, we’ll post it. Gentlemen …. We have the technology. We have the capability to produce it. Better than he was before. Better. Stronger. Faster.

Latest from Blog