jenis jenis konektor
Sumber gambar: alibaba.com
/

Jenis Jenis Konektor Yang Umum Untuk Instalasi Listrik

4 views

Jenis Jenis konektor pada listrik merupakan benda penting yang perlu kamu pahami karena merupakan salah satu barang yang dibutuhkan saat melakukan instalasi listrik. 

Umum sekali, terkadang pada prakteknya di lapangan terjadi perubahan pada saat pemasangan, yang terkadang tidak bisa kamu prediksi pada tahap desain. 

Konektor juga biasa digunakan dalam proses perbaikan fasilitas dimana instalasi listrik yang sudah lama lalu kembali diubah menjadi instalasi baru di mana kabel lama harus juga tersambung. 

Jenis Jenis Konektor Yang Penting untuk Kamu Ketahui

jenis konektor listrik
Sumber gambar: ubuy.co.id

Ada beberapa cara penyambungan kabel power, di mana pada prinsipnya kabel yang tersambung akan dililitkan dan terikat menjadi satu. Kemudian coba sambungan kabel tersebut menggunakan selotip.

Namun sebelum kamu menyambungkan kabel, kamu harus paham dulu dengan jenis jenis konektor atau sambungan kabel untuk nantinya kamu gunakan. 

1. Super Wire Connector

Jenis konektor atau sambungan kabel yang pertama adalah model super wire connector yang merupakan jenis sambungan yang sangat mudah kamu gunakan. Penasaran karena apa?.

Terbilang mudah karena kamu hanya perlu mengupas bagian ujung kabel dan kemudian bagian ujung yang sudah terlihat tembaganya nanti kamu masukkan ke dalam lubang sambungan dan tekan klipnya. 

Jadi tembaga bisa masuk dan kemudian kamu lepas bagian klipnya. Nantinya tembaga akan terkunci pada sambungan. 

Apabila ketika di lain hari kamu perlu membuka lagi sambungan yang sudah terpasang tersebut, kamu bisa menekan bagian pengunci kabel dan tarik keluar kabel tersebut. Sangat mudah, bukan?. 

Konektor jenis tersebut bisa kamu gunakan pada kabel dengan ukuran 0,5 mm sampai 3.5 mm (kabel serabut atau tunggal).

2. Sambungan Kabel Lasdop

Jenis sambungan yang satu ini terbilang praktis untuk kamu gunakan karena kamu hanya perlu mengupas bagian kulit kabel yang ingin kamu sambungkan. Selanjutnya masukan kabel tersebut ke lubang las dponya. 

Namun jika kabel yang sudah kamu kupas sudah masuk ke semua lubang, maka kamu hanya tinggal memutar lasdop sekuat tenaga sampai 2-3 kali putaran. Sesuaikan dengan kekuatan tangan kamu, ya!. 

Kamu bisa menemukan jenis penghubung kabel lasdop ini di pasaran karena tersedia dalam beberapa ukuran dan warna. Untuk warna ada banyak sekali, kamu bisa memilih warna abu-abu. kuning, merah, dan biru. 

Untuk ukurannya sendiri di pasaran biasanya tersedia 3 ukuran, ukuran P1 untuk kabel 0,5 mm sampai 1 mm, ukuran P2 untuk kabel 1 mm sampai 1,5 mm, P3 untuk kabel 1,5 mm sampai 2,5mm. 

Namun sebelum kamu memakai jenis konektor tersebut, ada baiknya kamu sesuaikan lagi dengan fungsi kabel yang akan kamu sambungkan. 

Misalnya ketika kamu ingin menyambung kabel ground, sambungan lasdop yang perlu digunakan adalah yang berwarna kuning. 

Selain itu jika kamu memakai jenis kabel phasa maka sebaiknya gunakan warna merah, sedangkan untuk kabel dengan warna netral lebih baik gunakan konektor los dop dengan warna abu-abu atau biru. 

3. Konektor Kabel Tube Tembaga

Sambungan kabel model tube tembaha ini banyak digunakan untuk instalasi listrik di bidang industri karena akan membutuhkan kabel yang cukup besar diameternya. Selain itu,  jenis konektor ini juga bisa digunakan dengan kabel yang memang membutuhkan sambungan yang lebih handal dibanding dengan model kabel yang lain. 

Untuk ukuran diameternya, kabel tube tembaga harus berukuran minimal 10 mm2 dengan maksimal ukuran 240 mm2. 

Petunjuk penggunaan alat press untuk konektor tersebut adalah sebagai berikut: 

Ujung kabel bisa kamu kupas dan dimasukkan ke dalam lubang sambungan. Pastikan semua bagian tembaga masuk sepenuhnya ke dalam lubang sambungan. 

Selanjutnya siapkan bantu untuk menekannya namun pastikan dulu ukuran lubang press sudah sesuai dengan sambungan yang akan kamu gunakan.

Lalu masukkan sambungan kabel ke dalam lubang alat press. Pertama-tama, tekan salah satu sisi sambungan kabel, setelah selesai dan sambungan aman, tekan lagi sisi konektor yang lain. 

Saat kedua sisi sambungan sudah ditekan secara bersamaan dan sambungan kencang, kamu perlu menutupi sambungan tersebut dengan selotip setidaknya 2 lapisan. 

Nah, jadi begitulah beberapa jenis konektor yang bisa kamu pahami dari artikel ini. Jangan sampai salah dalam memilih jenisnya, ketahui dulu apa kebutuhan kamu sehingga pada proses pemasangan listrik pun tidak terjadi masalah dan tentunya aman. 

Pastikan juga jenis kabel yang akan kamu gunakan nantinya, karena menurut para distributor schmersal, bahwa setiap konektor hanya bisa menghubungkan jenis kabel tertentu. Selain itu, perhatikan juga ukuran kabel yang cocok untuk kamu hubungkan ke konektor nantinya. 

Hal tersebut tentunya sangat penting dalam memilih jenis jenis konektor yang sesuai supaya nantinya terhindar dari masalah listrik seperti arus pendek dan korsleting. Itulah beberapa ulasan dari kami mengenai jenis konektor yang umum digunakan untuk instalasi listrik. Semoga ulasan ini bermanfaat. Jangan lupa untuk mengikuti hercules.watch agar tidak ketinggalan artikel informatif lainnya dari kami.

Staff

Hercules: An independent information portal. Where we share stories. Starting from important things to types of entertainment. Whatever it is! When we think it’s potentially useful, we’ll post it. Gentlemen …. We have the technology. We have the capability to produce it. Better than he was before. Better. Stronger. Faster.

Latest from Blog