Bahasa Asli Orang Maluku yang Khas

Bahasa Asli Orang Maluku yang Khas

228 views

Maluku menjadi salah satu daerah yang banyak diburu oleh wisatawan karena wisata alam dan budayanya yang kaya. Ada banyak sekali peninggalan sejarah di Maluku dan adat istiadat orang Maluku yang cocok untuk sebagai media belajar. Salah satu budaya yang masih kental adalah penggunaan bahasa asli orang Maluku yang hingga kini masih digunakan.

Penggunaan bahasa termasuk ke dalam keragaman budaya yang membuta budaya tersbeut makin kaya. Jika masyarakat masih melestarikan budaya, maka keutuhan dan kekayaan budaya akan tetap terjaga.

Persebaran Masyarakat Maluku

Bahasa Asli Orang Maluku yang Khas

Saat ini, penduduk Maluku tidak hanya terdapat di Indonesia, tetapi juga tersebar di seluruh dunia. Kebanyakan dari mereka beremigrasi ke luar negeri karena berbagai alasan.

Salah satu alasan paling klasik adalah bahwa orang Maluku diasingkan ke Eropa secara besar-besaran pada tahun 1950-an dan masih hidup hingga sekarang. 

Alasan lainnya adalah untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, belajar, menikah dan menikah dengan negara lain, yang kemudian menetap dan memiliki generasi baru glukan di belahan dunia lain.

Orang asing Maluku ini tersebar dalam komunitas yang besar dan terkonsentrasi di beberapa negara, seperti Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Belgia, Jerman, dan berbagai benua lainnya

Kehidupan Masyarakat Maluku

Suku Maluku didominasi oleh ras Melanesia Pasifik yang mendominasi wilayah ini, namun masih berkerabat dengan Fiji, Tonga dan beberapa negara kepulauan yang tersebar di kepulauan Pasifik. Bebebapa bukti kuat menunjukkan bahwa masyarakat Maluku memiliki hubungan tradisional dengan negara-negara kepulauan Pasifik, seperti bahasa, lagu daerah, makanan, peralatan rumah tangga, dan alat musik khas, seperti ukulele (juga terdapat dalam tradisi budaya Hawaii). 

Mereka biasanya berkulit gelap, rambut keriting, tulang yang tebal, dan profil tubuh yang lebih atletis dibandingkan suku lain di Indonesia. Karena mereka adalah nusantara, dan aktivitas bahari seperti berlayar dan berenang merupakan aktivitas utama kaum pria.

Sejak zaman dahulu banyak yang bercampur dengan suku lain dari segi biologinya. Misalnya adalah kawin campur dengan orang Minahasa, Sumatera, Jawa, Madura, juga ada orang Eropa (biasanya Belanda dan Portugal). Selain itu, ada pula Arab dan India. Sangat umum di suatu daerah. Itu diperintah oleh orang asing selama 2300 tahun, dan keturunan baru lahir, yang bukan lagi orang Melanesia murni.

Adanya percampuran ras antara Maluku dan Eropa inilah yang membuat daerah ini menjadi satu-satunya wilayah Indonesia yang masuk ke daerah Mestizo. Hal ini memperngaruhi beberapa marga nama di sana, seperti Belanda (Van Afflen, Van Room, De Wanna, De Kock, Kniesmeijer, Gaspersz, Ramschie, Payer, Ziljstra, Van der Weden dan lain-lain). 

Ada pula marga Portugal (Da Costa, De Fretes, Que, Carliano, De Souza, De Carvalho, Pareira, Courbois, Frandescolli dan lain-lain). Sedangkan ada beberapa marga bangsa Spanyol (Oliviera, Diaz, De Jesus, Silvera, Rodriguez, Montefalcon, Mendoza, De Lopez dan lain-lain) dan juga Arab (Al-Kaff, Al Chatib, Bachmid, Bakhwereez, Bahasoan, Al-Qadri, Alaydrus, Assegaff dan lain-lain). 

Cara penulisan tulisan di marga asli Maluku pun masih memakai ejaan asing seperti Rieuwpassa (baca: Riupasa), Nikijuluw (baca: Nikiyulu), Louhenapessy (baca: Louhenapesi), Kallaij (baca: Kalai) dan Akyuwen (baca: Akiwen).

Hal ini juga mempengaruhi bahasa yang digunakan oleh orang Maluku.

Baca juga: Mengenal Nama Daerah Maluku dengan Pesonanya di Indonesia Timur

Bahasa Asli Orang Maluku

Bahasa yang digunakan di Maluku adalah Bahasa Melayu Ambon yang merupakan dialek Bahasa Melayu asli. Sebelum Portugis datang ke Ternate pada tahun 1512, bahasa Melayu sudah ada di Maluku dan digunakan sebagai bahasa dagang. 

Seperti halnya daerah lain di Republik Indonesia, bahasa Indonesia juga digunakan dalam acara-acara publik resmi seperti sekolah dan instansi pemerintah saja.

Selain itu, ada beberapa bahasa asli di sana. Bahasa adat yang digunakan di pulau Seram, pulau ibu (Nusa Ina/Pulau asal-muasal) adalah:

  • bahasa Wamale (di Seram Barat)
  • bahasa Alune (di Seram Barat)
  • bahasa Nuaulu (dipergunakan oleh suku Nuaulu di Seram selatan; antara teluk El-Paputih dan teluk Telutih)
  • bahasa Koa (di pegunungan Manusela dan Kabauhari)
  • bahasa Seti (dipergunakan oleh suku Seti, di Seram Utara dan Telutih Timur)
  • bahasa Gorom (bangsa yang turun dari Seti dan berdiam di Seram Timur)

Maluku adalah daerah dengan jenis kepulauan terbesar di Indonesia. Pemisahan banyaknya antara pulau satu sama lain juga menyebabkan peningkatan jumlah bahasa yang digunakan di provinsi tersebut. Jika diakumulasikan, setidaknya ada 132 bahasa di Kepulauan Maluku. Dua bahasa yang punah adalah bahasa Palamata dan Moksela.

Sebelum penduduk dari bangsa-bangsa asing (Arab, Cina, Portugis, Belanda dan Inggris) datang ke Maluku (termasuk Maluku Utara), bahasa-bahasa di atas sudah hidup setidaknya ribuan tahun dan digunakan oleh masyarakat setempat.

Setelah merdeka, penggunaan bahasa Indonesia baru mulai gencar dilakukan di sana. Pengguunaan bahasa Indonesia juga hanya digunakan pada acara tertentu. Misalnya adalah kegiatan di sekolah, kantor, dan lainnya. 

Maluku ternyata menyimpan berbagai bahasa menarik yang masih dipertahankan hingga sekarang ya!

.

Staff

Hercules: An independent information portal. Where we share stories. Starting from important things to types of entertainment. Whatever it is! When we think it’s potentially useful, we’ll post it. Gentlemen …. We have the technology. We have the capability to produce it. Better than he was before. Better. Stronger. Faster.

Latest from Blog