Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih
(foto: health.kompas.com)
/

Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih Bisa Menjadi Salah Satu Pilihan Hebat Bagi Penderita Stroke

495 views

Penyakit stroke memang dapat sembuh jika penderitanya memperoleh perawatan medis yang tepat. Namun, pengobatan alternatif dari tanaman herbal juga menjadi rekomendasi terbaik. Salah satunya cara pengobatan stroke dengan bawang putih. Biasanya dikonsumsi oleh penderita stroke yang juga mengalami tekanan darah tinggi.

Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2018 terdapat lebih dari 40% masyarakat mengalami tekanan darah tinggi. Hipertensi juga disebut silent killer yang dapat mengakibatkan penyakit lain seperti stroke. Bahkan, hipertensi dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia.

Kelemahan Pengobatan Stroke Dengan Obat Kimia

Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih
Obat-obatan Penyembuh Stroke (www.sehatq.com)

Sudah menjadi opini populer jika mekanisme penyembuhan terbaik dari penyakit stroke adalah pengobatan medis menggunakan obat-obatan kimia. Hal ini berlaku bagi mereka yang belum tahu cara pengobatan stroke dengan bawang putih. karena orang belum tPenggunaan obat stroke diharapkan dapat menghancurkan pembekuan darah (antirombosis). Selain itu, didukung juga dengan obat penurun tekanan darah atau kolesterol darah.

Ada berbagai obat yang digunakan untuk mengobati stroke yang disertai tekanan darah tinggi. Misalnya captopril, nefedipin, heparin, kumarin, dipiridamol, asetosal, dan fibrinolitik. Pengobatan tidak selalu sempurna, bahkan ada beberapa pengobatan kimia yang tergolong gagal dilakukan. Alhasil, menimbulkan berbagai efek samping yang mengganggu kesehatan tubuh.

Selain itu, obat-obat kimia tidak dapat digunakan dalam jangka panjang. Fakta menunjukkan bahwa kondisi pasien stroke dengan hiperkolesterolemia harus memperoleh penanganan prima. Sehingga diberikannya obat-obatan yang terdiri atas antihipertensi, antitrombosis, dan anti-hiperkolesterolemia.

Obat-obatan kimia harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter. Apabila berlebihan akan menimbulkan masalah penyakit lainnya. Selain itu, formula obat kimia biasanya menimbulkan efek samping. Misalnya peradangan, kaku otot, gangguan pencernaan, mudah lelah, dan lainnya.

Fakta Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih

Melansir dari Kompas.com, data World Health Organization menunjukkan jika seseorang menderita tekanan darah tinggi sangat beresiko mengalami stroke. Terutama tekanan darah sistolik yang lebih dari 140 mmHg. Serta tekanan darah diastolic yang lebih dari 90 mmHg. 

Tekanan darah tinggi yang memicu terjadinya stroke acap kali dialami masyarakat berusia 21-45 tahun. Penyebab umumnya karena menerapkan gaya hidup tidak sehat dan mengonsumsi garam secara berlebihan. Adapun penyebab tekanan darah tinggi lainnya yakni obesitas, mengonsumsi kafein berlebihan, dan kurang tidur.

Apabila Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi maka segera berkonsultasi kepada dokter. Mengingat penyakit ini dapat menjalar dan berakumulasi dengan penyakit lainnya. Pada penderita tekanan darah tinggi biasanya merasakan gejala-gejala berikut ini.

  • Pusing
  • Sakit kepala 
  • Susah tidur 
  • Wajah memerah
  • Gelisah
  • Mimisan 
  • Berkeringat 

Penderita tekanan darah tinggi disarankan mengonsumsi resep obat dari dokter. Disamping itu, dapat pula mengonsumsi obat-obatan herbal alami seperti bawang putih.

Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih dan Efeknya

Konsumsi Bawang Putih Untuk Penyembuhan Stroke
Konsumsi Bawang Putih Untuk Penyembuhan Stroke (www.viva.co.id)

Bawang putih dikenal sebagai obat hipertensi terbaik sejak dulu. Dimana menimbulkan efek antirombosis, antihipertensi, dan antihiperkolesterolemia jika ekstraknya digunakan pada obat-obatan stroke.

Cara pengobatan stroke dengan bawang putih dapat menimbulkan efek yakni menurunkan kecepatan pembekuan darah (antikoagulan) alami. Selain itu, bekerja sebagai fibrinolitik dan penghambat trombosit (antitrombosit). Ada berbagai senyawa aktif yang terkandung dalam bawang putih sehingga dapat dikembangkan menjadi obat.

Jadi, tidak mengherankan jika olahan bawang putih dikembangkan menjadi ekstrak dan minyak esensial. Khasiat bawang putih tidak hanya ditujukan bagi pengobatan stroke dan aterosklerosis. Melainkan pula sering digunakan sebagai antiinfeksi dan stimulant untuk sistem kekebalan tubuh.

Adapun senyawa aktif dalam bawang putih yang bermanfaat sebagai obat penyakit kardiovaskular adalah ajoene. Dimana ajoene berperan sebagai penurun tekanan darah tinggi paling mujarab.  Ingat hipertensi merupakan penyakit permulaan yang berpotensi bersar memicu stroke.

Hipertensi sendiri disebabkan karena tingginya kandungan ion kalsium (Ca2+) yang terdapat pada sel (intrasel). Akhirnya memicu vasokonstriksi terjadi. Lebih lanjut lagi ajoene adalah senyawa yang bekerja menghambat masuknya ion Ca2+ di dalam sel. Sehingga otomatis  mendorong terjadi hiperpolarisasi beserta relaksasi otot.

Relaksasi otot sangat baik bagi kondisi kesehatan. Pasalnya mengakibatkan ruang pada pembuluh darah yang semula menyempit akan melebar. Efek yang langsung terjadi yakni tekanan darah langsung menurun dan menjadi normal kembali.

Ajoene bekerja dengan DAT, alil heksa dienil trisulfida, vinildiithin yang ada pada bawang putih. Disinyalir bahwa semua senyawa mampu menghambat masuknya ion Ca2+ menuju bagian dalam sel platelet atau trombosit.

Baca juga: Cara Penyembuhan Stroke Serangan Kedua

Ketika pemasukan ion Ca2+ terganggu maka akan menghambat agregasi platelet. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap proses pembekuan darah yang terjadi akan terhalang. Apabila platelet tersebut teragregasi di dalam arteri otak maka akan membentuk thrombus dan suplai aliran darah ke otak berkurang.

Peran bawang putih lainnya yakni bekerja sebagai agen antitrombosis dan agen fibrinolitik. Dimana agen fibrinolitik adalah proses thrombus terbentuk dalam pembuluh darah yang diencerkan kembali. Hasilnya aliran darah menuju ke organ otak dan vital lainnya kembali normal.

Terjadinya proses tersebut tidak lepas dari peran senyawa allin dan allisin dari bawang putih. Senyawa tersebut bekerja maksimal mengubah plasminogen menjadi plasmin (berperan menguraikan fibrin). Allin dan allisin inilah dapat mensinergiskan efek antitrombosit dari senyawa ajoene dan organosulfur lainnya.

Cara Pengobatan Stroke Dengan Bawang Putih Memberi Keuntungan Tertentu

Bawang putih merupakan bahan dapur yang baik digunakan untuk pengobatan stroke. Senyawa baik tersebut mempunyai khasiat berbeda-beda dan saling mendukung. Alhasil, penerapan cara pengobatan stroke dengan bawang putih lebih praktis dan pemulihan stroke lebih cepat.

Biasanya penggunaan bawang putih ditujukan bagi penderita yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Cara pengobatan stroke dengan bawang putih lebih dipilih masyarakat karena mudah diperoleh dan murah meriah. Terlebih lagi obat stroke dari bawang putih sama sekali tidak menimbulkan efek samping.

Namun, jika memilih cara pengobatan stroke dengan bawang putih harus mengetahui batas konsumsinya. Bagi penderita stroke disarankan untuk mengonsumsi maksimal 3 umbi dan tidak boleh lebih.

Apakah penyakit stroke bisa sembuh total jika menggunakan bawang putih? Jawabannya sudah pasti iya. Banyak masyarakat Indonesia sendiri sudah tidak asing dengan bawang putih karena digunakan sebagai bumbu masak.

Cara pengobatan stroke dengan bawang putih perlu dibedakan antara bawang mentah, goreng, dan rebus. Masing-masing olahan bawang putih tersebut memuat khasiat berbeda.

Baca juga: Yuk Ketahui Cara Terapi Stroke Sebelah Kanan di Rumah!

Berdasarkan penelitian di India, bawang putih goreng dan mentah menimbulkan efek fibrinolitik yang berbeda-beda. Pada bawan putih goreng menimbulkan 63 % efek fibrinolitik dan 72% dari bawang putih mentah.

Selain itu, kandungan allisin yang terdapat dalam bawang putih mentah dinilai tidak stabil disimpan pada suhu tinggi. Alhasil, ketika digoreng akan menghasilkan organosulfur yang tidak stabil pula serta efek fibrinolitik yang sama.

Bawang putih juga cocok digunakan untuk menurunkan berbagai resiko penyakit kardiovaskuler. Misalnya menurunkan resiko thrombosis, hipertensi, dan hiperkolestrolemia yang merupakan pemicu terjadinya stroke.

Intinya, bawang putih menjadi metode preventif mencegah stroke ketika seseorang merasakan gejala-gejalanya. Cara pengobatan stroke dengan bawang putih juga dapat dikonsumsi dari kapsul lunak atau tablet yang mengandung ekstrak bawang putih.

Latest from Blog