cara penyembuhan stroke serangan kedua
(foto: www.healthvision.co.uk)

Cara Penyembuhan Stroke Serangan Kedua

98 views

Satu kali saja stroke menyerang dapat mengakibatkan efek seumur hidup. Bahkan tidak jarang penderita stroke mengalami kecacatan dan kelainan saraf. Adapun organ yang paling terkena pengaruhnya adalah otak. Serangan stroke kedua biasanya lebih fatal seperti kematian. Namun, cara penyembuhan stroke serangan kedua juga masih dapat diupayakan.

Sama halnya dengan stroke pertama, biasanya stroke berulang disebabkan karena aliran darah menuju otak kembali terganggu. Baik berupa pembuluh darah tersumbat ataupun pecah. Dalam hal pembuluh darah tersumbat disebut dengan stroke iskemik. Sedangkan, pembuluh darah pecah merupakan jenis stroke yang cukup parah disebut dengan stroke hemoragik.

Sama seperti pada stroke pertama, maka cara penyembuhan stroke serangan kedua juga masih sama. Yakni saat pasien terserang stroke sebaiknya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis. Selanjutnya tenaga medis akan mendeteksi jenis stroke yang diderita menggunakan alat MRI dan CT Scan.

Seringkali orang menganggap remeh stroke dan santai ketika mengalami serangan stroke. Meskipun terlihat ringan diawal tetapi dapat berakibat fatal seperti cacat dan kelumpuhan otak. Bahkan, pasien stroke yang telat dilarikan ke rumah sakit dapat mengakibatkan kehilangan nyawa.

Kondisi Otak Setelah Stroke Serangan Kedua

Cara Penyembuhan Stroke Serangan Kedua
Kondisi Otak Pasien Stroke (www.chss.org.uk)

Menurut dr. Mursyid Bustami, SpS (K), KIC, MARS, Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional, serangan pertama stroke biasanya menyerang otak. Akibatnya otak mengalami kerusakan permanen atau jangka panjang. Pada serangan stroke kedua barulah penyakit semakin parah. Itulah sebabnya kita benar-benar harus tahu cara penyembuhan stroke serangan kedua.

 “Apabila pasien sudah berkali-kali terkena stroke dapat dipastikan akan mengalami banyak kerusakan otak”, ujar dr. Mursyid kepada JawaPos(dot)com. Gejala awal yang muncul biasanya bervariasi dari gejalan ringan sampai dengan berat. Ada pula penderita stroke yang merasakan gejala-gejala tak kasat mata seperti pusing, mata kabur, dan kehilangan keseimbangan.

Pada stroke serangan kedua lebih diwaspadai. Pasalnya dapat berupa pendarahan karena stroke hemoragik dan hanya dapat disembuhkan melalui metode operasi. Lebih lanjut lagi menurut dr. Mursyid, jika terjadi serangan stroke kedua pada stroke iskemik akan menyebabkan pendarahan berulang dengan volume darah yang keluar lebih banyak.

Faktor Pemicu Stroke Serangan Kedua

Ada berbagai faktor yang memicu terjadinya stroke dari segala usia. Misalnya, gaya hidup tidak sehat, merokok, begadang, dan mengonsumsi minuman beralkohol. Adapun faktor penyakit yang memicu terjadinya stroke antara lain tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan jantung, diabetes, gangguan jantung, kolesterol, aterosklerosis, dan riwayat stroke keluarga.

Menurut penelitian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sekitar 80% dari seluruh penderita stroke di Indonesia disebabkan oleh arteriosclerosis dan hipertensi. Sehingga jika terkena penyakit seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan arteriosclerosis harus disembuhkan terlebih dahulu.

Cara Penyembuhan Stroke Serangan Kedua Dengan Terapi Sinar Matahari

Cara Penyembuhan Stroke Serangan Kedua
Terapi Sinar Matahari Bagi Penderita Stroke (www.apakabaronline.com)

Cara penyembuhan stroke serangan kedua dapat dilakukan penangan medis, obat stroke, dan terapi. Salah satu terapi yang diandalkan adalah terapi sinar matahari. Berikut ini macam-macam terapi sinar matahari yang dapat digunakan oleh penderita stroke. Simak penjelasan lengkapnya.

1. Terapi Sinar Matahari (Helioterapi)

Cara penyembuhan stroke serangan kedua yang pertama kita mulai dengan terapi sinar matahari. Terapi yang memanfaatkan paparan sinar matahari disebut helioterapi. Disinyalir menimbulkan efek yang sangat efektif guna menyembuhkan penderita stroke yang mengalami stress berat.

Terapi sinar matahari disinyalir dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan menormalkan denyut jantung. Serta dapat menambah volume darah sebanyak 39% persen dipompa dalam jantung.

Kelebihan helioterapi dapat meningkatkan kekuatan otot, hormon seks, memicu adrenalin, dan antibody terhadap infeksi. Disamping itu, dapat meningkatkan jumlah oksigen yang dibawa oleh darah.

Terapi sinar matahari dapat menstimulasi energi tubuh sehingga membuat tubuh kembali bugar. Pasien stroke dianjurkan untuk memperoleh terapi sinar matahari setiap hari dengan cara berjemur sekitar pukul 07.00 sampai dengan 09.00 pagi. Waktu tersebut dinilai paling baik karena pancaran sinar surya ampuh meminimalisir kadar bilirubin.

Sedangkan berjemur dibawah jam 07.00 dinilai kurang manjur. Pasalnya sinar UV tidak cukup efektif. Sama halnya berjemur diatas jam pukul 09.00, paparan sinar matahari kurang baik karena terlalu intens dan berpotensi merusak kulit.

2. Terapi Warna Sinar Matahari

Jenis terapi yang direkomendasikan sebagai salah satu cara penyembuhan stroke serangan kedua adalah terapi warna sinar matahari. Disebut-sebut sebagai dasar terapi sinar matahari yang banyak digandrungi penderita stroke serangan kedua. Sebuah situs pengobatan alternative yakni Austin Holistic menyediakan praktisi untuk terapi warna, hipnoterapi, akupuntur, dan reiki.

Dokter disana Dr. Rochelle McCray, menyebutkan bahwa penyakit yang diidap manusia rata-rata diidentikkan dari warna khusus. Selain itu, tubuh manusia sendiri dapat memperoleh sinar matahari tanpa proses filtrasi kimia terlebih dahulu.

Bahkan, sinar matahari dapat langsung diserap oleh mata dan kulit. Intensitas sinar matahari yang diterima oleh pasien minimal 2 jam setiap hari.

3. Terapi Air Sinar Matahari

Mungkin bagi sebagian orang masih asing mendengar nama terapi air sinar matahari. Namun sebenarnya cara penyembuhan stroke serangan kedua ini sudah banyak diketahui dan cukup unik. Pertama-tama masukkan air minum dalam botol berwarna hijau, jingga, dan biru yang berkaca bersih.

Selanjutnya membiarkan bagian botol kosong sebanyak seperempat. Botol ditutup dan letakkan langsung di bawah sinar matahari sekitar 6-8 jam. Air yang ada dalam botol dapat berfungsi sebagai pengobatan yang digunakan untuk 4-5 hari.

Dosis minumnya yakni berusia 1-5 tahun sebanyak dua sendok teh. Untuk usia 5-12 tahun sebanyak seperempat cangkir. Sementara, penderita diatas usia 12 tahun dianjurkan mengonsumsi setengah cangkir.

Sebuah penelitian dari Edinburgh University, Skotlandia menyebutkan bahwa ketika kulit terpapar cahaya matahari sekitar 20 menit. Maka pembuluh darah akan mengeluarkan zat kimia yang disebut nitrat oksida.

Baca juga: Yuk Ketahui Cara Terapi Stroke Sebelah Kanan di Rumah!

Fungsi zat nitrat oksida untuk menurunkan tekanan darah, meminimalisir serangan jantung, penggumpalan darah, dan serangan stroke. Peneliti dari Skotlandia meyakini jika cahaya matahari akan membuka nitrat oksida yang ada dalam kulit. Sehingga dapat memperlebar arteri secara alami. Alhasil teknanan darah menurun sampai menjadi normal. Itulah sebabnya sinar matahari menjadi salah satu cara penyembuhan stroke serangan kedua yang sangat dianjurkan.

Lebih lanjut lagi Dr Weller dalam konferensi International Investigative Dermatology di Edinburgh pada Mei 2013 mengemukakan bahwa ada jam-jam terbaik manusia memperoleh sinar matahari.  Dimana sangat dianjurkan sejak matahari mulai terbit sampai dengan jam 10 pagi.

Sinar matahari yang bermanfaat bagi kesehatan juga diperoleh sejak jam 3 sore sampai dengan matahari terbenam. Durasi berjemur yang baik bagi kesehatan yakni 20-30 menit. Manfaat nyata yang dirasakan setelah menjalani terapi rutin selama 40 hari.

Terapi Alternatif Untuk Perawatan Stroke

Baca juga: Mari Ikuti Cerita dan Pengalaman Orang Sembuh Dari Stroke

Selain terapi matahari seperti penjelasan diatas, masih ada alternative terapi lainnya yang dapat dipilih. Cara penyembuhan stroke serangan kedua rata-rata sukses setelah melakukan terapi di bawah ini.

1. Yoga

Ternyata saat seseorang menderita stroke akan membuat tubuhnya kehilangan keseimbangan dan koordinasi. Oleh sebabnya melakukan gerakan yoga disinyalir ampuh meminimalisir gangguan tersebut. Sekaligus menjaga kesehatan mental, kualitas tidur, dan memperbaiki motorik tubuh lainnya.

2. Tai Chi

Tai chi merupakan gerakan yang berasal dari China. Seperti penelitian yang dilakukan NCBI, tai chi berefek positif selama rehabilitasi stroke dilakukan. Tai chi mendorong keseimbangan tubuh penderita kembali seperti semula. Serta membantu penderita stroke belajar berjalan seperti normal.

3. Pijat

Ada beberapa penderita stroke yang melakukan terapi pijat. Namun, pijatan khusus serangan stroke tidak dapat dilakukan sembarang orang. Idealnya dilakukan tukang pijat khusus yang direkomendasikan dokter, seperti shinse. Terapi pijat baik untuk memperbaiki siklus tidur, mood, dan menghilangkan nyeri.

Apakah penyakit stroke bisa sembuh total terutama stroke serangan berulang. Anda akan tahu dengan melakukan sakah satu metode dan cara penyembuhan stroke serangan kedua diatas. Hasilnya sudah pasti optimal jika dilakukan secara konsisten.

Latest from Blog